What I feel today:
- Bangun pagi dan membuka mata aku mulai menyusun self talk in my mind that I am a bad person, tidak pantas hidup mudah, tidak pantas bahagia, tidak pantas untuk ditolong.
- Sebulan lalu aku masih bisa membayangkan sebuah rumah kecil yang ingin kumiliki suatu hari nanti, tapi pagi ini ada sebuah suara yang menyatakan aku tidak pantas untuk memiliki cita-cita atau mimpi yang baik. Aku tidak pantas bahkan hanya untuk “membayangkan” memiliki rumah tersebut.
- Ketika aku merebahkan badan pikiran ku akan dipenuhi dengan pernyataan “aku adalah beban bagi orang-orang yang ku sayangi”. Aku membuat hidup mereka susah. Aku adalah orang yang buruk karena aku gagal dalam semua hal.
- Aku berhenti dari pekerjaan karena ingin sekolah s3. Meminta pasanganku mengambil kredit di bank, memakai tabungan anakku untuk pindah dan mulai kuliah. Aku bergantung dengan kiriman uang dari pasanganku. Setelah 1tahun ekonomi pasanganku memburuk, 3 bulan aku hidup dengan kartu kredit untuk membayar sewa dan makan. 1,5 tahun kemudian keadaan tidak membaik. Aku memiliki hutang 5juta dengan teman serumah. 500ribu dengan teman serumah. 2,5 juta dengan teman kuliah, 750ribu dengan senior. 5juta dengan ibu ku, 12 juta dengan anakku. 1,7 juta dengan bank.
- Hari ini, aku terancam akan dikeluarkan dari kampus karena tidak mampu bayar SPP. Aku sedang mengusahakan untuk membuat appeal letter. Jika ditolak aku resmi berhenti. Aku belum tahu seperti apa aku akan hidup dan memenuhi tanggung jawab dan kerusakan yang sudah aku buat.
- Hari ini aku tinggal dikost, sebuah tempat yang tidak sehat bagi perkembangan anakku yang sedang remaja. Tapi aku tidak memiliki simpanan apapun yang bisa dijual agar bisa keluar dari keadaan yang sangat menekan ini.
- Berkali-kali aku melamar pekerjaan bahkan untuk pekerjaan level entry tapi selalu gagal.
- Aku berpikir untuk menjadi supir taxi.
No comments:
Post a Comment